LAPORAN PRATIKUM AVERTEBRATA AIR FILUM ANNELIDA
LAPORAN PRATIKUM AVERTEBRATA AIR
FILUM ANNELIDA
DISUSUN OLEH :
LALITA VERONIKA
2021611021
JURUSAN MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERTANIAN PERIKANAN DAN BIOLOGI
UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
2017
KATA PENGANTAR
Segala puji hanya milik Allah swt.
Sholawat serta salam tak lupa kita hanturkan kepada nabi kita Muhammad saw.
Berkat limpahan dan rahmat-Nya penulis mampu melaksanakan praktikum dan
menyelesaikan dengan baik laporan praktikum avertebrata. Laporan ini disusun
dengan sistematis dan sebaik mungkin guna memenuhi tugas kuliah avertebrata.
Dengan terselesainya laporan ini,
maka tidak lupa penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang
terlibat dalam penyusunan laporan ini, khususnya kepada:
1.
Ibu Umroh, ST,
M.Si selaku dosen pengampu mata kuliah avertebrata
2.
Kedua orang tua
yang selalu mendoakan kelancaran kuliah
3.
Dan para
asistensi laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan (Cecep Wahyudin, Fatimah,
Monisca Sebayang, Rama Supanji dan Sema Alrizqia) serta teman-teman yang saling
membantu dalam pengerjaan penelitian ini.
Demikian laporan ini dibuat, mohon
kritik dan sarannya atas kekurangan dalam penyusunan laporan ini. Semoga
laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Balunijuk, 9 Maret 2017
LALITA VERONIKA
(2021611021)
I
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
.........................................................................................i
DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
....................................................................................1
1.1
LATAR BELAKANG
..................................................................1
1.2
TUJUAN
.......................................................................................1
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ........................................................................2
2.1 PENGERTIAN
ANNELIDA........................................................2
2.3 SISITEM PENCERNAAN DAN
SISTEM PEREDARAN.........3
2.4 PERNAPASAN DAN
EKSKRESI .............................................3
2.5 SISTEM SARAF
..........................................................................3
2.6 SISTEM REPRODUKSI .............................................................3
2.7 KLASIFIKASI
.............................................................................3
BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM
........................................................4
3.1
WAKTU DAN TEMPAT
............................................................4
3.2
ALAT DAN BAHAN
..................................................................4
3.3
CARA KERJA
.............................................................................4
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
...........................................................5
4.1 LINTAH………..........………………….....……...…...........….5
4.2 CACING TANAH..……….……….....…………...…...........…..6
4.3 CACING GELANG.…………...………………….................…7
BAB V KESIMPULAN
....................................................................................8
5.1 KESIMPULAN
...........................................................................8
5.2 SARAN
.......................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA
.......................................................................................ii
LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Filum Annelida
mencangkup berbagai jenis cacing yang mempunyai ruas-ruas sejati, sseperti
cacing tanah dan lintah. Annelida berasal dari bahasa latin annelus
berarti cincin keci-kecil dan oidos berati bentuk karena bentuk cacing
seperti sejumlah cincin kecil yang diuntai.
Charles Darwin
ahli biologi yang termahsyur adalah orang pertama kali menyatakan bahwa cacing
tanah mempunyai peranan yang penting dalam menggemburkan tanah. Karena hidup di
dalam tanah, cacing ini membuat liang-liang sehingga tanah menjadi berpori dan
mudah diolah.
Cacing tanah
juga mencampur dedaunan dengan tanah, jadi menaikkan kandungan humus tanah.
Sebagian besar annelida hidup di laut, yaitu di liang-liang atau dibawah karang
yang dekat dengan pantai, misalnya neries. Golongan lain dari annelida
yang banyak dikenal yakni lintah (Penghisap darah).
Cacing yang
termasuk dalam golongan annelida adalah cacing yang hidupnya tidak termasuk
dalam golongan cacing parasit pada tubuh inangnya. Cacing ini adalah cacing
yang hidup bebas. Berdasarkan uraian diatas mengenai cacing maka diadakanlah
praktikum ini agar dapat membuktikan cacing-cacing yang tergolong annelida
serta menentukan morfologinya.
1.2
Tujuan
Dengan adanya
praktikum ini diharapkan mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis
spesies dari filum Annelida. Mahasiswa pun dapat menganalisis klasifikasi, deskripsi,
ekologi dan habitat dari spesies filum Annelida.
1
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian Coelenterata
Annelida
berasal dari bahasa latin Annelus yang berarti cincin kecil-kecil dan Oidosberarti
bentuk. Hal ini karena bentuk cacing seperti sejumlah besar cincin kecil yang
diuntai. Tersebar di berbagai habitat seperti laut, air payau, air tawar dan
darat. Tubuhnya tersusun atas segmen-segmen menyerupai gelang/cincin. Panjang
tubuh bervariasi dari sekitar 1 mm- 3 mm dan memiliki bentuk bilateral dan
dilapisi kutikula (Muslih Khoirul,2011).
2.2 Cara Hidup dan
Habitat
Sebagian besar
Annelida hidup dengan bebas dan ada sebagian yang parasit dengan menempel pada
vertebrata, termasuk manusia. Habitat Annelida umumnya berada di dasar dan di
perairan tawar, juga ada juga yang hidup di tanah atau tempat-tempat lembab
(Handoyo Luisa Diana,2013).
2.3 Sistem Pencernaan
dan Sistem Peredaran
Sistem
pencernaan Annelida sudah lengkap mulai dari mulut, faring, esofagus, usus, dan
anus. Annelida sudah memiliki pembuluh darahyakni sistem peredaran darah
tertutup. Pembuluh darah memanjang sepanjang tubuhnya serta bercabang-cabang di
setiap segemen. Darah mengandug hemoglobin (Handoyo Luisa Diana,2013).
2.4 Sistem Pernapasan
dan Sistem Ekskresi
Pada cacing
tanah, seluruh permukaan kulit luarnya dipergunakan sebagai organ respirasi.
Sistem ekskresi menggunakan nefridia. Terdapat sepasang organ
ekskresi tiap segmen tubuhnya (Suwignyo Sugiarti.2005).
2
2.5 Sistem Saraf
Sistem saraf
pada Annelida yakni sistem saraf tangga tali. Ganglia otak terletak di depan
faring pada anterior (Handoyo Luisa Diana.2013).
2.6 Sistem Reproduksi
Annelida
umumnya bereproduksi secara seksual dengan pembentukan gamet, namun ada juga
yang bereproduksi secara fragmentasi, yang kemudian beregenerasi. Organ seksual
Annelida ada yang hemafrodit dan ada yang terpisah pada individu
lain (gonokoris). Ovum dan sperma di hasilkan di klitellum,
didalamnya terdapat kelenjar yang digunakan untuk membungkus telur menjadi
kokon(Suwignyo Sugiarto.2005).
2.7 Klasifukasi
Annelida
dibagi menjadi 3 kelas, yakni (Irnaningtyas.2013):
a)
Polychaeta
(cacing berambut banyak)
b)
Oligochaeta
(cacing berambut sedikit), dan
c)
Hirudinae
3
BAB III METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilaksanakan pada hari kamis, 9 Maret 2017pada pukul
15.00 sampai dengan selesai dan bertempat di Laboratorium Manajemen Sumberdaya
perairan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung.
3.2 Alat dan Bahan
Pada penelitian kali ini alat dan bahan yang digunakan yakni baki,
sampel dari spesies filum Annelida, alat tulis, dan kamera.
3.3
Cara Kerja
Sampel biota Annelida diambil dari habitatnya, sampel dari kelas
Annelida dipindahkan ke dalam wadah terbuka, biota dari filum tersebut
diambil,digambar dan diberi keterangan dengan lengkap, terakhir klasifikasi
dari filum tersebut ditulis sesuai buku identifikasi.
4
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Dari data diatas dapat
disimpulkan bahwa:
a)
Spesimen
pertama diidentifikasikan sebagai lintah yakni Hirudo medicinalis.
Spesimen ini memiliki bentuk tubuh pipih dan memiliki alat hisap untuk menempel
dan menghisap darah korbannya.
b)
Spesimen
kedua diidentifikasikan sebagai cacing tanah yakni Pheretima sp. Tubuh
dari cacing ini bulat panjanng silindris, berwarna merah kecoklatan. Pada
permukaan atas berwarna merah dan permukaan bawah agak coklat.
c)
Spesimen
ketiga yakni cacing gelang diidentifikasi dari spesiesLumbricus rubellus.
Bentuk dari cacing ini pipih sedikit bulat dan berwarna merah segar.
5.2
Saran
Kepada mahasiswa,dengan banyaknya dan mudahnya cacing ditemukan diharapkan
dapat berinovasi untuk membuat produk olahan cacing sebagai obat-obatan tetapi,
tidak mengganggu ekosistem cacing tersebut. Kepada masyarakat, dalam
menggunakan cacing sebagai umpan pancingan diharapkan untuk tetap menjaga
ekosistem cacing.
8
DAFTAR PUSTAKA
Handoyo Luisa Diana. 2013. Annelida.Crawford.UPEI
Irnaningtyas. 2013. Biologi Jilid 1 Untuk SMA/MA Kelas X.
Penerbit Erlangga:
Jakarta.
Lestari M,Sari
Martala. 2014. Annelida.Universitas Lancang Kuning Pekanbaru: Pekanbaru
Muslih, Khoirul. 2011. Panduan Praktiku Avertebrata Air:
Sungailiat
Suwignyo
S,Widigdo B, dkk. 2005. Avertebrata Air Jilid 1. Penebar Swadaya:
Jakarta.
ii
LAMPIRAN
I.
Spesimen
Filum Annelida
a)
Hirudo
medicinalis
b)
Pheretima
sp
c)
Lumbricus
rubellus
d)
Data
klasifikasi
Komentar
Posting Komentar